Latest Post
Showing posts with label Laporan Baca. Show all posts
Showing posts with label Laporan Baca. Show all posts
20:34
Laporan Baca, SOSIOLOGI SUATU PENGANTAR
LAPORAN BACAAN
Judul Buku : SOSIOLOGI SUATU PENGANTAR
Pengarang :
Prof.Dr.Soerjono Soekanto
Penerbit :
PT Raja Grafindo Persada, Jakarta
Bab :
IV & V.
Diserahkan Kepada : -
Sebagai Tugas Dari : -
BAB VII,
KEKUASAAN, WEWENANG, dan
KEPEMIMPINAN
A. Kekuasaan
Pada buku sosiologi Bab VII yang ditulis oleh Soejono
Soekanto, Ia menjelaskan bahwa kekuasaan mempunyai peranan yang dapat
menentukan nasib berjuta-juta manusia. Adanya kekuasaan cendrung tergantung
dari hubungan antara pihak yang memiliki kemampuan untuk melancarakan pengaruh
dengan pihak lain yang menerima pengaruh itu, rela atau terpaksa.
Hakikat kekuasaan dan sumbernya
Kekuasaan mempunyai aneka macam
bentuk dan macam-macam sumber. Hak milik kebendaan dan kedudukan merupakan
sumber kekuasaan. Secara formal Negara mempunyai hak untuk melaksanakan
kekuasaan tertinggi. Sifat dan hakikat kekuasaan itu adalah simetris dan asimetris sedangkan kekuasaan dapat bersumber
dari bermacam-macam faktor yang dapat dikaitkan dengan sumber dan kegunaannya.
Unsur-unsur saluran kekuasaan dan
dimensinya
Kekuasaan dapat dijumpai pada
interaksi sosial antara manusia maupun antar kelompok mepunyai unsur pokok seperti
rasa takut, rasa cinta, kepercayaan dan pemujaan. Sedangkan saluran-saluran
kekuasaan adalah saluran militer, saluran ekonomi, saluran politik, saluran
tradisi, saluran ideology dan saluran lainnya misalnya alat-alat komunikasi
massa.
Cara-cara mempertahankan Kekuasaan
Cara mempertahankan
kekuasaan yaitu:
-
Menghilangkan peraturan-peratuan lama
yang merugikan kedudukan penguasa.
-
Mengadakan system-sistem kepercayaan \
-
Pelaksanaan adminitrasi dan birokrasi
yang baik
-
Mengadakan konsolidasi secara horizontal
dan vertical
Sedangkan
cara untuk memperkuat kedudukan yaitu menguasai bidang-bidang tertentu dan
penguasaan bidang-bidang kehidupan dalam masyarakat yang dilakukan dengan paksa
dan kekerasan.
Beberapa bentuk lapisan kekuasaan
Bentuk-bentuk kekuasaan pada
masyarakat-masyarakat tertentu di dunia ini beraneka macam dengan masing-masing
polanya. Menurut Robert M. Maclver terdapat 3 tipe umum piramida kekuasaan
dalam masyarakat yaitu tipe kasta, tipe oligarkis dan tipe demokratis.
B. Wewenang
Sebagaimana
halnya dengan kekuasaan, wewenang juga dapat dijumpai dimana-mana, walaupun
tidak selamanya kekuasaan dan wewenang berada di satu tangan. Wewenang adalah
suatu hak yang telah ditetapkan dalam suatu tata tertib sosial untuk menetapkan
kebijaksanaan-kebijaksanaan, menentukan keputusan-keputusan mengenai
persoalan-persoalan yang penting, dan untuk menyelesaikan
pertentangan-pertentangan. Wewenang ada tiga macam yaitu wewenang kharismatin,
wewenang tradisional, dan wewenang rasional (legal).
C. Kepemimpinan
Kepemimpinan (Leadership) adalah kemampuan seseorang
untuk mempengaruhi orang lain sehingga orang lain tersebut bertingkah-laku
sebagaimana dikehendaki oleh pemimpin tersebut. Kepemimpinan dibedakan dengan
sebagai kedudukan dan sebagai proses sosial. Sifat kepemimpinan yaitu resmi dan
tidak resmi. Seorang pemimpin diharapkan dapat menempati ketiga kedudukan
tersebut yaitu sebagai pemimpin dimuka, pemimpin ditengah-tengah, dan sebagai
pemimpin di belakang.
BAB VIII,
PERUBAHAN SOSIAL dan KEBUDAYAAN
Prof.Dr.Soerjono
Soekanto mengatakan pada buku sosiologi Bab
VIII bahwa setiap masyarakat selama hidup pasti mengalami perubahan-perubahan
yang tidak menarik. Proses perubahan sosial dan kebudayaan yang dikutip dari
Selo Soemardjan,yakni penyesuaian masyarakat terhadap perubahan,saluran-saluran
perubahan sosial dan budayaan,disorganisasi dan reorganisasi. Perubahan
ketingkat modernisasi,yaitu pada hakikatnya modernisasi tidak sama dengan
reformasi. Adapun syarat-syarat suatu modernisasi yang dijelaskan secara detail
dari buku sosiologi suatu pengantar yang di kutip dari Ogburn dan Nimkoff. Agar
kita semua dapat memahami apa itu modernisasi.
Dalam
buku ini mengutip tentang masalah sosial yang di kutip dari Samuel Koenig yakni
bahwa ada dua macam persoalan yaitu antara masalah masyarakat dengan problema
sosial.masalah sosial itu sendiri menyangkut nilai-nilai sosial dan
moral,disisi lai Soejono ingin menjelaskan bahwa sosiologi juga perlu
mempelajari masalah-masalah sosial karena ini berbicara tentang aspek-aspek
sosial.
Soejono soekanto ingin mengklasifikasikan masalah sosial dan
sebab-sebabnya.yaitu berdasarkan sumbernya : Ekonomis, Biologis, Biopsikologis,
dan Kebudayaan.
Yang menjadi
ukuran-ukuran sosiologi terhadap masalah sosial ialah :
-
Kriteria utama
-
Sumber-sumber sosial dan masalah sosial
-
Pihak-pihak yang menetapkan apakah
suatau kepincangan merupakan masalah sosial atau tidak ?
-
Manifest sosial dan latent sosial
problem
-
Perhatian masyarakat dan masalah sosial
Dan menurut Soejono
Soekanto yang menjadi masalah sosial penting yaitu Kemiskinan, Kejahatan, Disorganisasi
keluarga, Masalah generasi muda dalam masyarakat modern, dan Peperangan.
Sedangkan Pelanggaran terhadap norma-norma yaitu Pelacuran, Delinkuensi
anak-anak, Alkohlisme, dan Homoseksualitas.
BAB X,
PERUBAHAN SOSIAL dan KEBUDAYAAN
Pada
Bab terakhir buku ini Soejono Soekanto menjelaskan bahwa buku ini merupakan
suatu pengantar untuk kemudian memperdalam sosiologi sebagai ilmu. Dia juga ingin
menjelaskan buat para pembaca agar mengetahui bahwa manfaat penilitian
sosiologi bagi pembangunan, bagaimana kita melangsungkan pembangunan yaitu
dengan struktural,Spiritual dan Struktural. Bagaimana syarat yang diperlukan,
tahap-tahap pembangunan, penelitian sosiologis, dan manfaat penelitian
sosiologis bagi pembangunan.
TANGGAPAN
Buku
Prof.Dr.Soerjono Soekanto yang berjudul SOSIOLOGI SUATU PENGANTAR secara
keseluruhan sangat bagus dan menarik serta mudah di mengerti, khususnya dalam
menjawab betapa pentingnya kita harus belajar sosiologi yaitu sebagai ilmu yang
mempelajari masyarakat dalam keseluruhannya dan hubungan-hubungan antara
orang-orang dalam masyarakat tersebut, buku ini sangat efektif untuk memudahkan
pembaca untuk memegang peranan penting dalam membantu memecahkan
masalah-masalah sosial, seperti kemiskinan, konflik antar ras, delikuensi
anak-anak, dan lain-lain. Buku ini berupaya menemukan sebab-sebab terjadinya
masalah.
Pada bab VII sangat jelas menekan bahwa kekuasaan,
wewenang, dan kepemimpinan sangat berkaitan dengan suatu keahlian tertentu dalam
pengaturan-pengaturan kehidupan suatu masyarakat menurut saya ini buku ini
sangat penting untuk di ketahui dalam suatu masyarakat. Dan juga pada bab VIII
buku ini sangat tepat menjelaskan bahwa seharusnya masyarakat sadar bahwa
setiap masyarakat selama hidup pasti mengalami perubahan-perubahan yang tidak
menarik. Serta di bab terakhir atau bab X, buku ini membawa kita sadar betapa
pentingnya kita mengerti manfaat penilitian sosiologi bagi pembangunan, dan bagaimana
kita melangsungkan pembangunan. Akhirnya saya pribadi sangat puas dan sangat
dibantu dengan membaca isi buku ini, sehingga sangat melengkapi apa yang telah
di ajarkan ibu dosen dalam mata kulia Sosiologi.
Label:
Laporan Baca,
Pengetahuan
20:25
Laporan Baca, PANORAMA KEJADIAN
Reading Report
Judul Buku : PANORAMA KEJADIAN
Pengarang :
Tremper Logman III
Cetakan ke-1 : Jakarta 2010
Jumlah halaman : 221
hlm.
Diserahkan Kepada : -
Sebagai Tugas
Dari : -
Dalam buku Panorama Kejadian yang di
tulis oleh Tremper Logman III memulai bukunya dengan Strategi Membaca Kitab
Kejadian. Tremper Logman menjelaskan bahwa bukunya bukan sebuah tafsiran. Panorama Kejadian adalah suatu
penelusuran tentang pendekatan yang tepat untuk menafsir Kitab Kejadian. Kitab
kejadian bukan kitab yang mudah dimengerti, diperlukan kerja keras untuk dapat
menangkap maksud kitab purba yang banyak membangkitkan pertanyaan ini. Para
reformator sangat menekankan kejelasan isi Alkitab, mereka berpegang pada
prinsip bahwa Alkitab tidak ditulis dalam bahasa sandi, Alkitab dapat
dimengerti menurut apa yang dinyatakan dalam Alkitab sendiri, kita tidak
membutuhkan tradisi para bapak gereja untuk mengerti Alkitab. Namun tidak semua
hal sama jelasnya dalam Alkitab seperti Berapa lama “hari” dalam kejadian 1?,
Apakah air bah Nuh terjadi secara global, Siapakah orang-orang raksasa
(nefilim) itu?, Mengapa sebagian ayat mengatakan bahwa bani Ismael membawa
Yusuf ke Mesir, sebagian lagi mengatakan bani Midian? Daftar pertanyaan ini
dapat berkembang terus. Bahkan sebagian pertanyaan-pertanyaan akan tetap tidak
terjawab meski sesudah melalui studi intensif sekalipun. Salah satu prinsip
penafsiran adalah menyadari bahwa tidak semua pertanyaan kita dapat dijawab.
Semua itu hanyalah sebagian kecil dari
banyak episode yang diangkat Kitab Kejadian. Namun kita akan kehilangan makna
jika kita menaruh perhatian hanya pada hal-hal aneh, yang menarik perhatian
kita. Kita juga akan mengacaukan maknanya bila kita berhafap kitab ini dapat
menjawab pertanyaan pertanyaan kita atas hal aneh yang menarik perhatian kita
tadi. Untuk membaca Kitab Kejadian secara cerdas, kita harus memperhatikan
pertanyaan-pertanyaan, jenis sastra, dan waktu ketika Kitab Kejadian ditulis.
Kebanyakan orang Kristen membaca kitab
Kejadian dengan alasan teologis, historis, devosi dan praktis. Melupakan bahwa
kitab ini adalah sebuah karya sastra. Kitab Kejadian bersama kitab-kitab
tulisan Samuel merupakan puncak sastra narasi israel purba. Secara teknis, Kitab
Kejadian adalah sebuah kitab tanpa nama; artinya, tidak satupun dalam isinya
menyebut siapa penulisnya. Jika demikian apa petunjuk yang mendukung ide bahwa
Musa adalah penulis Kitab Kejadian
pertama, diberbagai bagian pentateukh
kita mendengar bahwa Musa adalah penerima Wahyu dan saksi berbagai tindakan
penyelamatan Allah. ( Kel. 17:14, Bil. 33:2, Kel. 24:4;34:27, Ul. 31:32)
Dari petunjuk yang disediakan oleh teks
Alkitab sendiri, kini kita memiliki dasar yang kuat untuk membuat tiga
penegasan berikut:
1.
Tradisi yang mengatakan bahwa Musa menulis
pentateukh menunjuk pada perannya sebagai tokoh penting dan pemberi dasar
pembentukan tulisan ini
2.
Sangat
mungkin telah terjadi kegiatan peredaksian sesudah Musa
3.
Sangat mungkin adanya sumber-sumber yang
didaptkan Musa mengenai
peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam kitab kejadian.
Salah satu masalah dalam upaya
memaparkan teori-teori alternatif tentang penyusunan kitab Kejadian ialah ada
begitu banyak variasi tentang ide tersebut. Diantara mereka yang yakin bahwa
Kejadian disusun dengan memasukkan banyak tradisi berbeda, tidak terdapat
kesepakatan pendapat. Namun demikian kebanyakan orang teori sejarahlah yang
paling meyakinkan.
Dalam buku ini penulis menyebutkan ada
empat hal memicu hipotesis bahwa pentateukh adalah hasil penyatuan empat sumber
terpisah (faktor pengindentifikasi) antara lain:
- Penggunaan nama Allah yang berbeda terutama Yahweh dan Elohim,
- Penggunaan dua nama atau lebih untuk orang atau suku atau tempat yang sama
- Adanya catatan kembar
- Teologi berbeda
Dalam buku ini juga penulis menjelaskan bahwa para
ilmuan menemukan empat sumber berbeda dalam pentateukh. Sumber-sumber itu dikenal dengan huruf-huruf J,E,D dan P disebut juga dengan “hipotesis
JEDP. J (Jahwist) berasal dari sumber
yang menggunakan nama Yahweh. J menggambarkan Allah. Dalam teologi J, Allah
bukan hanya satu-sutu nya allah, tetapi Ia adalah Allah yang paling berkuasa
dan Ia saja yang patut disembah. E (Elohist) sumber E beroleh namanya dari
prakiraan penggunaan nama jenis Allah yaitu Elohim. D (Deuteronomist) sumber ini
dapat ditentukan saatnya dengan tepat, karena adanya kisah yang ditemukan dalam
2 Raja-raja 22:23. P (Pristis) P adalah sumber yang paling muda ditemukan dari
bentuk hasil Pentateukh.
Dalam
buku ini juga penulis menyebutkan ada empat prinsip untuk membaca kitab
Kejadian
- Musa memiliki keterkaitan mendasar dengan produksi Kitab Kejadian dan Pentateukh secara menyeluruh
- Musa menggunakan berbagai sumber, baik lisan maupun tulisan yang diturunkan kepadanya dari masa sebelumnya.
- Petunjuk adanya kegiatan peredakisian yang berarti dari era pasca Musa terdapat dalam kitab Kejadin dan Pentateukh
- Meisahkan secara definit dan lengkap antara bahan-bahan yang Pra Musadan pasca Musa, adalah tidak mungkin dan juga tiak berguna.
Dalam buku ini dijelaskan juga bahwa dalam
studi sastra, bentuk tulisan dan struktur adalah yang pertama dan dan terutama
yang harus dilakukan. dalam teks naratif seperti kitab kejadian kita juga harus
mengerti plot ceritanya. Plot tersebut diajukan oleh seorang narator, dan
strategi penuturan narasi yang dipilih oleh si penulis sangat informative.
Dibuku ini juga ditulisakan perbedaan
antara catatan Kitab Kejadian dan tradisi penciptaan Timur Dekat jauh lebih
besar dari pada persamaan yang ada. Perbedaan yang paling besar menyangkut jati
diri dan sifat sang pencipta. Alkitab menyatakan bahwa Allah yang esa, yaitu
yang sesungguhnya adalah Allah yang menciptakan dunia. Namun dalam
catatan-catatan dari Mesopotamia dan Kanaan
terjadinya keberadaan kosmos disebabkan
oleh konflik. Meurut kitab kejadian koflik masuk kedalam dunia bukan
karena dewa tetapi oleh pemberontakan manusia.
Dalam buku ini juga dijelaskan tentang kisah air bah. Para ahli melihat ada
hubungan antara berbagai tradisi purba tentang air bah. Mereka menganggap kisah
Alkitab dianggap adalah sekedar salinan catatan timur dekat purba tetapi
penulis buku ini tidak menyangkali bahwa ada persamaan antara catatan timur
dekat dengan kisah air bah yang di Alkitab.
Motivasi air bah dalam Alkitab adalah
isu moral bukan masalah ketidaknyamanan para dewa. Kisah air bah dalam Alkitab
dimulai dengan pernyataan “ketika
dilihat Tuhan bahwa kejahatan manusia ..Kej. 6:5. Sedangkan menurut versi Timur
dekat mengungkapkan bahwa para dewa telah melakukan kesalahan dan harus
membayar akibatnya.
Dalam buku ini juga dijelaskan mengenai
kekhususan manusia dalam penciptaan yaitu diamana manusia, secara
signifikan dijabarkan sebagai laki-laki dan perempuan (Kej. 1:26-27), diciptakan sebagai gambaar Allah. Dengan demikian,
gambar Allah boleh jadi dipakai dengan pengertian bahwa manusia adalah wakil
Allah dalam dunia ciptaanNya. Penciptaan manusia memperlihatkan relasi intim
yang dinikmati manusia dengan Allah. Sesudah penciptaan, Adam dan Hawa diutus
dengan tugas-tugas yang jelas memperlihatkan bahwa mereka adalah para wakil
Allah dalam ciptaan. Manusia adalah satu-satunya mahluk yang memiliki relasi
Aku Engaku dengan Allah yaitu sanggup menjalani hubungan percakapan deganNya.
Penulis menjelaskan bahwa melalui catatan
tentang penciptaan ini, sifat Allah dinyatakan kepada kita melalui cara-cara
yang sangat fundamental. Allah dideskripsikan kepada kita dari perspektif yang
teistik bukan deistik atau panteistik. Allah juga berdaulat cukup dalam diriNya
dan mengatasi segala sesuatu. Dalam buku ini juga dijelaskan bahwa Allah bukan
keberadaan seksual atau bergender. Yahweh tidak memiliki tubuh jadi secara
anatomi Ia jelas tidak dapat digambarkan secara seksual.
Penulis buku ini menyimpulkan tentang
penciptaa. Kej 1-2 dalam banyak segi menjadi fondasi bagi seluruh Alkitab.
Bagian ini mengajarkan banyak hal tentang siapa Allah sesungguhnya, seperti apa
dunia pada waktu permulaannya dan siapa kita sesungguhnya. Allah telah
menciptakan manusia dan memberkati mereka dengan kehidupan yang bermakna dan
berlimpah.
Dalam
buku ini juga dicatat tentang kejatuhan manusia :
- Adam dan Hawa berdosa dengan memakan buah larangan. Ular berdosa dengan membujuk mereka jatuh kedalam dosa.
- Allah lalu mencanangkan hukumanNya dalam serangkaian kutuk yang Ia sampaikan kepada ular, perempuan dan laki-laki itu
- Pemberian anugrah itu dalam wujud pakaian yang Allah buatkan untuk adam dan hawa dari kulit binatang. Allah menolong mereka dalam wilayah dimana mereka kedapatan paling rentan.
- Lalu Ia menjalankan hukumannya dengan memgusir mereka dari taman eden
Dalam pasal 10 penulis buku ini
mengatakan bahwa pasal ini sebenarnya merupakan sejenis peta linguistik purba.
Kejadian 10 mengelompokkan bahasa-bahasa yang berbunyi sangat mirip bagi telinga orang zaman purba episode ini
disimpulkan dengan pelaksanaan
penghukuman. Allah mengacaukun hukuman mereka dan akibatnya mereka tersebar
kesuluh muka bumi.
Buku ini juga menjelaskan tentang
narasi para bapa leluhur memiliki ciri
yang berbeda dibandingkan dengan
pasal-pasal sebelumnya. Tempa narasi melambat dan ruang narasi menyempit. Kisah
narasi bapa leluhur ini adalah catatan
tentang bagaimana Abraham, ishak dan
Yakub merespons kepada Allah yang melalui mereka berusaha menciptakan relasi
dengan seluruh umat manusia.
Buku Panorama Kejadian ini juga membahas
tentang Kristologis dalam Perjanjian Lama khusunya dalam kitab Kejadian yaitu
Kejadian 3:15 atau yang disebut Protoevangelium. Kejadian 3:15 banyak beranggapan bahwa bagian Alkitab
ini berbicara tentang Yesus mematahkan kuasa sijahat dengan kematianNya,
sehingga karena itu Ia harus mengambil rupa manusia.
Kesimpulan:
Jadi kesimpulan dari buku ini didalamnya
membahas mengenai pencipttaan dalam enam hari, perempuan dari tulang rusuk
laki-laki, anak-anak Allah mengawini anak-anak perempuan manusia, juga membahas
Abraham, Sara, Hagar, dan kelangsukangan hikayat keluarga yang disfungsi.
Semua itu hanyalah sebagian kecil dari
banyak episode yang diangkat kitab Kejadian. Namun kita akan kehilangan
makna jika kita manaruh perhatian hanya
pada hal-hal aneh, yang menarik perhatian kita.
Untuk membaca kitab Kejadian secara cerdas kita harus memperhatikan
pertanyaan-pertannyaan, jenis sastra dan waktu ketika kitab Kejadian ditulis.
Dalam Panorama Kejadian – Awal mula
sejarah. Tremper Longman menyediakan sebuah penuntun yang mendorong kita untuk
membaca dan mempelajari serta meresapi
panorama awal mula dunia ini maupun Israel. Dan terutama bagi para
pembaca Kristen kita mendapatkan wawasan tentang bagaimana kitab Kejadian
menunjuk kepada Kristus dan dapat dibaca dalam terang Injil.
Tremper Longman III adalah profesor
Studi Biblika di Westmont College Santa Barbara, California. Ia adalah
pengarang dari beberapa buku.
Label:
Laporan Baca,
Pengetahuan
19:30
Laporan Baca, MAXIMIZING YOUR POTENTIAL
Reading Report
Judul Buku : MAXIMIZING YOUR POTENTIAL
Pengarang :
Dr. Myles Munroe
Jumlah halaman : 204
hlm.
Penerbit : Immanuel Publishing House
Diserahkan Kepada : -
Sebagai Tugas
Dari : -
Dalam buku Maximizing Your Potential
yang di tulis oleh Dr. Myles Munroe memulai bukunya dalam pendahuluan bahwa salah
satu tragedi terbesar dalam kehidupan adalah mengamati potensi yang belum
dimanfaatkan mati. Tragedi yang lebih besar adalah mengamati potensi kehidupan
yang tidak dilepaskan. Beliau menjelaskan betapa sedihnya mengetahui bahwa
mayoritas orang di planet ini tidak akan pernah menemukan jati diri mereka.
Ketakutan adalah sumber dari 90% ketiadaan kemajuan dan pengembangan pribadi
dalam kehidupan jutaan individu yang memiliki karunia, bakat, dan sumber daya. Yesus
adalah contoh manusia terbaik yang mendemonstrasikan sifat potensi manusia yang
terbatas, berkata “Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!” (Markus
9:23b). Manusia itu seperti sebuah bawang, potensinya disingkapkan selapis demi
selapis sampai semua keberadaannya dikenal semua orang.
Pada Bab 1, Myles Munroe menjelaskan
mengapa harus memaksimalkan?. Kata memaksimalkan adalah mengekspresikan,
menyingkapkan, mengalami, dan melaksanakan semua kemampuan, bakat, karunia, dan
potensi yang tersembunyi yang telah diberikan Tuhan melalui visi ke dalam jiwa
kita untuk menggenapi tujuan-Nya bagi kehidupan kita di bumi. Ada 3 fondasi
cara berpikir tentang kehidupan yang berhasil dan efektif, PERTAMA Prinsip dari Kapasitas yaitu kapasitas
Anda sesungguhnya tidak dibatasi, dikurangi, atau diubah oleh pendapat orang
lain atau pengalaman Anda sebelumnya. Anda mampu mencapai kecerdasan total yang
diberikan Pencipta Anda kepada Anda untuk memenuhi tujuan-Nya bagi kehidupan
Anda. Karena itu, kunci untuk
memaksimalkan potensi penuh Anda adalah menemukan tujuan pada penggenapannya
apa pun resikonya. Yang KEDUA adalah Prinsip
Perbandingan, keberhasilan sejati adalah apa yang sudah Anda lakukan
dibanding apa yang bisa Anda lakukan. Yang KETIGA adalah Prinsip Pengalaman, pada intinya, pengalaman tidak membatalkan
kapasitas, kemampuan Anda tidak pernah dibatasi oleh pengalaman Anda.
Salah satu kunci untuk memaksimalkan
potensi Anda adalah menjadi tidak puas dengan keadaan-keadaan yang melarang,
membatasi, dan mencekik potensi Anda. Jangan menjadi seekor merpati jika Anda
dilahirkan untuk menjadi seeskor rajawali, alamilah ketinggian Tuhan bagi
kehidupan Anda. Pada bab ke-2 buku ini menjelaskan Bagaimana Menjadi Potensial,
Belajar untuk menyingkapkan kekayaan yang
tersembunyi dari potensi Anda adalah tugas terbesar dan kebutuhan yang paling
mendesak dalam kehidupan Anda. Kunci untuk melepaskan potensial Anda
adalah: PERTAMA Kenalilah Sumber Anda,
Tuhan adalah sumber Anda, Anda harus mengenal Tuhan sebagai sumber Anda jika
Anda ingin mengalami kehidupan yang memuaskan dan kelimpahan, karena kunci
mendasar untuk melepaskan potensial adalah selalu berhubungan dengan sumber
atau si pembuat suatu produk. Yang KEDUA adalah Memahami Fungsi Anda, Manusia dirancang Tuhan untuk pria dan wanita
menuntun mereka untuk hidup dari perspektif firman dengan kekekalan dalam hati
mereka. Belajar untuk berfungsi dengan melihat melampaui apa yang Anda lihat
sekarang kepada apa yang masih mungkin merupakan kunci penting untuk melepaskan
potensi Anda, dan Anda harus menetapkan dalam hati untuk hidup oleh iman. Yang
KETIGA adalah Memahami Tujuan Hidup Anda,
untuk sepenuhnya melepaskan potensi Anda, Anda harus menemukan alasan Anda
untuk hidup dan tugas yang menyertainya. Potensi Anda memampukan Anda untuk
memenuhi tujuan hidup Anda, dan tujuan hidup Anda mengungkapkan potensi yang
tersembunyi dalam diri Anda. Keberhasilan tanpa suatu pemahaman tentang tujuan
hidup tidak berarti.
Yang KEEMPAT kunci untuk melepaskan
potensial Anda adalah Kenalilah Sumber
Daya Anda, Tuhan telah memberikan kepada Anda sumber daya roh, tubuh, jiwa,
waktu, dan hal-hal material. Penggunaan yang benar dari sumber daya ini akan
melepaskan potensi Anda. Karena itu Anda tidak bisa memenuhi potensi Anda yang
tidak terbatas kecuali Anda mempelajari sumber daya apa yang Anda miliki. Yang
KELIMA adalah Peliharalah Lingkungan
yang Benar, Tuhan menciptakan Anda untuk hidup dengan-Nya dalam suatu
hubungan persekutuan dan ketaatan yang dibentuk dan dirawat oleh hadirat,
kepastian, dan arahan-Nya. Anda tidak bisa secara konsisten menghabiskan waktu
dengan orang-orang yang tidak beriman, atau dikelilingi oleh perilaku jahat,
dan memilihara persekutuan Anda dengan Tuhan. Hidup di luar lingkungan ideal
Anda akan menghancurkan potensi Anda karena lingkungan yang salah selalu
berarti kematian. Dan yang tekahir atau yang KEENAM adalah Bekerja untuk Potensi, impian tanpa kerja tidak memenuhi apa pun.
Anda harus bekerja, kesukaan bekerja adalah rahasia untuk kemajuan,
produktivitas, dan kepuasan karena kerja mendorong untuk melepaskan potensi,
dan potensi adalah kelimpahan bakat, kemampuan, dan kecakapan yang diberikan
kepada seriap orang. Karena itu tujuan Tuhan memberikan Anda pekerjaan adalah
untuk memberkati Anda dengan memanggil dari dalam diri Anda semua yang Ia lihat
dalam diri Anda.
Dalam buku ini juga dicatat mengenai Musuh
potensi. Dunia memang ahli dalam
menggugurkan potensi. Ia tidak hanya tidak akan melakukan apa pun untuk
membantu anda mengungkapkan dan
menggunakan apa yang tersembunyi dalam diri anda, kemungkinan besar ia dapat
membuat anda putus asa dengan mengukur usaha-usaha anda melalui standar-standar
keberhasilan.
Anda dapat bekerja keras untuk mencapai
suatu impian tetapi jika anda tidak melindunginya, mengolahnya, membanginya dan
bertidak dalam standar dan arahan Tuhan,
anda akan kehilangan potensi itu. Setan
adalah musuh kita. Ia ingin menghancurkan kuasa Tuhan dalam diri kita sehingga kemulian Tuhan tidak dinyatakan
dalam diri kita.
Myles Munroe menjelaskan Ada beberapa musuh potensi antara lain adalah PERTAMA ketidaktaatan,
Alkitab berulang kali menyatakan bahwa ketidaktaantan menahan berkat-berkat
Tuhan dan menimpakan kutuk atas kita. Ketidaktaatan selalu membuang potensi dan
memperlambat pencapaian tujuan. KEDUA
adalah dosa, dosa adalah suatu penyakit yang lebih mendasar karena
merupakan pemberontakan total kepada Tuhan. KETIGA, Rasa takut. Rasa takut tinggal dalam semua hal yang bisa
gagal bukan pada apa yang akan berhasil. KEEMPAT
Keputusasaan, banyak potensi
dikorbankan diatas keputusasaan. KELIMA
adalah Penundaan, penundaan suatu
tindakan sampai terlambat akan membunuh potensi perlu diketahui juga penundaan
sering muncul akibat keputusasaan.
KEENAM adalah Kegagalan-kegagalan masa lalu, kegagalan tidak pernah merupakan
alasan untuk berhenti mencoba, kegagalan memberi kesempatan lain untuk
menikmati keberhasilan. KETUJU
adalah Pendapat orang lain, meninggalkan
impian-impian kita karena orang lain meremehkannya atau menyebutkan kita gila
jika mencobanya, akan membuang potensi. KEDELAPAN
adalah, Gangguan-gangguan, setan
menggunakan gangguan-gangguan untuk menghentikan kita untuk menuju suatu
sasaran, atau setidaknya mengubah laju kemajuan itu dan pada akhirnya kita
tidak bisa memaksimalkan potensi kita.
KESEMBILAN
adalah, Keberhasilan, keberhasilan merupakan musuh
potensi lainnya saat kita menyelesaikan
suatu tugas dan berhenti kita kira kita sudah berhasil, kita tidak akan pernah
menjadi jati diri kita seutuhnya. KESEPULUH
adalah Tradisi, musuh yang sangat
kuat bagi potensi karena penuh dengan rasa aman. KESEBELAS, Lingkungan yang
salah, pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik. 1 Kor 15:33b. KEDEUABELAS adalah Perbandingan, kecenderungan membandingkan dapat mematikan potensi
karena mungkin menghasilkan keputusasaan atau kebanggaan palsu. KETIGABELAS adalah Perlawanan, untuk
memaksimalkan potensi kehidupan, anda harus menerima dan memahami sifat alami
dan nilai dari perlawanan. Dan yang TERAKHIR
adalah Tekanan Masyarakat.
Myles Munroe menyimpulkan kunci untuk
memaksimalkan potensi adalah harus menjaga dan melindungi potensi kita,
mengolah dan memberi makan potensi kita, mengerti dan mamatuhi hukum batasan
yang mengatur potensi dan mebagikan potensi yang kita miliki. Dan Myles Munroe
menekankan setan adalah musuh yang paling mematikan baik itu impian, rencana dan ide-ide kita hal
itulah yang menjadi sasaran kekuatan jahatnya.
Setelah kita mengenali musuh dari
potensi kita hal lain yg akan kita lakukan berikutnya adalah menjaga dan melindungi potensi kita. Potensi kita seperti harta karun
yang perlu dijaga dan dipertahankan harta karun ini adalah hikmat dan kuasa Tuhan dalam diri kita (potensi kita) serta karunia dari RohNya. Hikmat adalah harta karun yang
perlu dipertahankan. Permulaan hikmat adalah Takut akan Tuhan, semua orang yang
melakukannya berakal budi yang baik…Maz 111:10; Amsal 1:7. Karenanya kita harus
menjaga dan mempertahankan simpanan hikmat dan pengetahuan Nya dalam diri kita.
Harta karun lainnya adalah Kuasa Tuhan, kita
harus menjaga kuasa Tuhan dalam diri kita dengan hati-hati sehingga visi kita
dapat diubah menjadi misi dan potensi Tuhan dapat terungkap dalam diri kita.
Kuasa Tuhan dalam diri kita adalah harta karun yang harus dipertahankan dari
rencana sijahat. Harta karun berikutnya dari Roh Kudus. Roh Kudus dapat mengungkapkan hikmat dan Kuasa Tuhan
serta menjamin bahwa kita akan menerima
semua yang telah direncanakan Tuhan untuk mereka yang mencari hikmatnya dan
hidup oleh kuasaNya. Pada intinya hikmat,
kuasa, dan Roh Tuhan adalah harta karun yang harus dijaga dan dipertahankan.
Myles Munroe juga mengingatkan dalam
bukunya supaya kita tetap menjaga keselamatan potensi kita dengan cara mengenali musuh-musuh sebagai kekuatan jahat,
waspadai serangan setan, bersiap untuk mengalahkan serangannya, berdirilah
teguh ditengah serangan. Myles Munroe juga memberikan beberapa pedoman untuk
perlindungan diri kita dari serangan
yaitu jangan jawab para pengkritik anda, tempatkanlah penjaga untuk mencegah
serangan dan memperingatkan tentang bahaya yang mengancam, biarkan Tuhan yang
berperang bagi anda, jangan biarkan kesunyian dalam pertempuran membuat anda
yakin bahwa perang sudah berahir, jangan buang waktu anda untuk berbicara,
jangan mau diintimidasi oleh ancaman dan tuduhan dari para pengkritik anda.
Myles Munroe juga menuliskan dalam
bukunya bahwa potensi kita harus diolah
dan memberi makan. Mengolah dan member makan potensi adalah kunci kedua
untuk memaksimalkan potensi kita. Kita harus memperhatikan nutrisi yang anda
berikan kepada tubuh, jiwa dan roh serta pekerjaan yang anda lakukan untuk
membuatnya tetap sehat sesuai spesifikasi-spesifikasi Pencipta, kita akan
terkejut dan bahagia banyaknya hal yang
yang kita capai serta kepuasan dan kebahagiaan hidup yang akan akan kita
alami. Mengolah dan memberi makan tubuh
kita dapat dilakukan dengan memperoleh makanan, pelatihan, dan istirahat yang
layak melalui penggunaannya secara bijak
, dan dengan cara menjaga dan melindunginya dari polutan-polutan. Sedangkan
makanan untuk jiwa adalah dengan cara memberi makan pikiran dengan hal-hal yang
positif, mendisplin kemauan untuk
menemukan dan hidup oleh hikmat dan tujuan-tujuan Tuhan. Sedangkan member makan
roh adalah dengan hidup dari hikmat
rahasia Tuhan yang disalurkan melalui Roh KudusNya.
Hal berikutnya yang harus dilakukan
sesuai dengan tulisan Myles Munroe dalam bukunya adalah Membagikan Potensi Anda. Memberikan potensi anda kepada orang lain
adalah kunci dasar untuk memaksimalkan semua yang telah Tuhan berikan kepada
anda, untuk memberkati anda dan memberi manfaat bagi orang lain. Kita ketahui
Tuhan berbagi dengan anda supaya anda dapat berbagi dengan orang lain karena
ketika kita berbagi akan mengubahkan dan menyingkapkan potensi kita. Sebaliknya
ketika kita menerima tapi tidak memberi atau membagikannya hal itu akan menghasilkan menghancurkan. Jadi
potensi itu belum sepenuhnya dimaksimalkan sampai potensi itu mereproduksi dirinya sendiri dalam generasi berikutnya.
Dalam buku ini juga Myles Munroe
menuliskan mengenai bagaimana Memulihkan
Potensi. Perjalanan untuk memulihkan potensi anda dimulai dengan mengampuni
yaitu pengampunan dari Tuhan dan
mengampuni diri sendiri. Tapi perlu diketahui mengampuni diri sendiri sering
lebih sulit. Tuhan mengampuni dan
mulupakan dosa kita segera setelah kita mengakuinya. Langkah kedua dalam
memulihkan potensi kita adalah Kemampuan.
Untuk meninggalkan masa lalu dan menggunakannya sebagai informasi dan untuk
mengembangkan masa depan kita. Kita harus belajar untuk hidup dengan ingatan
masa lalu dan mengizinkan semua itu menjadi kekuatan positif dalam kehidupan
kita. Langkah ketiga yang harus kita lakukan dalam memulihkan potensi kita
adalah menebus waktu yang meninggalkan
kita. Kita tidak dapat kembali kemasa lalu, tetapi kita dapat membuat
perubahan yang diperlukan dalam hidup untuk mengizinkan pengunaan sisa-sisa
hari kita dengan bijaksana. Dan kita harus bisa momotivasi diri kita. Tidak
peduli apa yang orang lain katakana tentang anda, dan apa yang anda percayai
tentang diri anda, anda adalah orang yang mampu dan berbakat.
Dalam Bab terakhir dari buku ini Myles
Munroe menuliskan tentang Potensi dan
Tujuan Tuhan.
Tuhan menciptakan segala sesuatu dengan
suatu tujuan dan setiap ciptaanNya dilengkapi dengan potensi atau kemampuan
untuk memenuhi tujuan tersebut. Pembatasan potensi mempunyai pengaruh
langsung pada tujuan dan kehendak Tuhan.
Tidak ada yang lebih tragis daripada membuang, menolak, menyalahgunakan dan
menindas potensi manusia. Perlu diketahui juga anda akan kehilangan potensi
saat anda mencoba untuk hidup sesuai dengan kemauan anda sendiri. Jadi potensi
yang ada didalam diri kita bagian dari tujuan Tuhan kita memiliki kemampuan
untuk berkuasa dan mengolah bumi (Kejadian 1:26)
TANGGAPAN
Buku MAXIMIZING YOUR POTENTIAL (DR.
MYLES MUNROE) setelah saya membaca buku ini saya menyimpulkan buku ini adalah
sebuah buku yang sangat menginspirasi disamping bukunya tidak terlalu tepal
yaitu hanya 204 halaman. Bahasanya yang mudah dimengerti dan penyampaian isi
atau tujuan dari bukunya sangat mudah di tangkap dan mampu membakar spirit kita
untuk tetap semangat membaca bukunya, apalagi konten-konten dibumbuhi oleh
ayat-ayat firman Tuhan (Alkitab).
Buku ini memiliki konsep-konsep yang
praktis dan terintegrasi dan disetiap akhir dari bab selalu menuliskan kembali
ringkasan atau topik penting dari setiap pembahasan dalam bab tersebut. Gaya
penulisan yang menarik artinya dalam setiap kalimat penting biasanya di tulis
dalam cetak tebal atau tulisan miring sehingga itu sangat memudahkan kita untuk
merekam apa yang kita baca dalam memori otak kita.
MANFAAT
BUKU
Membaca judul dari bukunya saja kita
sudah mendapatkan manfaat yang bisa menyalakan gairah mengetahui potensi apa
dalam diri kita dan bagaimana untuk memaksimalkannya. Setelah saya membaca buku
ini manfaat yang paling penting yang saya dapatkan adalah yang ditulis Myles
Munroe dalam bab terakhir tentang potensi dan tujuan Tuhan atas alas an Tuhan
menciptakan kita. Tuhan menciptakan segala sesuatu dengan suatu tujuan dan
setiap ciptaanNya dilengkapi dengan potensi atau kemampuan untuk memenuhi
tujuan tersebut. Pembatasan potensi mempunyai pengaruh langsung pada tujuan dan kehendak Tuhan. Ini sangat
menggugah semangat saya untuk mengerti bahwa Tuhan menciptakan saya dengan
tujuan yang jelas dan pasti dilengkapi dengan potensi artinya kita itu memiliki
potensi dan dalam buku ini di jelaskan suatu tragedi terbesar dalam kehidupan
jika kita tidak memanfaatkan potensi karena kita tidak mengetahuinya.
Manfaat-manfaat yang boleh didapatkan
dalam buku ini adalah :
- Kita mengerti mengapa kita harus memaksimalkan potensi yang ada dalam diri kita.
- Mampu mengerti bagaimana menjadi pribadi yang potensial.
- Kita mengetahui apa saja yang menjadi musuh atas potensi kita.
- Mengerti bagaimana kita menjaga dan melindungi potensi kita.
- Bagaimana mengelolah dan mengembangkan potensi.
- Memahami bagaimana kita membagikan potensi kita.
- Memahami bahwa potensi kita diperlukan generasi berikutnya.
- Memahami dan menaati hokum-hukum batasan
- Kita mampu memulihkan potensi kita
- Kita menyadari bahwa Tuhan menciptakan kita bersama potensi dalam diri kita.
Buku berjudul “Maximizing Your
Potential” memiliki banyak manfaat untuk mengembangkan kepribadian kita,
melindungi dan menumbuhkan kehidupan supaya memunculkan yang terbaik yang bisa
kita capai dalam generasi kita.
Label:
Laporan Baca,
Pengetahuan





